Penyebaran virus zika dan Gejala Virus Zika

NyamukNyamuk

BeritaKesehatan.com – Saat ini Indonesia mulai dikhawatirkan oleh virus baru yang bernama virus Zika. Bagaimana penyebaran virus Zika ? Virus Zika merupakan sebuah virus yang proses penularannya melalui nyamuk Aedes aegypti yang merupakan nyamuk penyebar demam berdarah.

Dalam beberapa riset dan kasus terbaru, para peneliti mengatakan jika penyebaran virus Zika ini bukan melalui media nyamuk saja, melainkan bisa dari proses transfusi darah seperti kasus yang pernah ditemukan di Brasil. Bahkan ditemukan kasus virus Zika yang diduga menurun dari ibu hamil, salah satu otoritas kesehatan Amerika telah memberikan pengumuman untuk melakukan pengecekan kepada semua wanita hamil untuk dapat segera mendeteksi virus ini, terutama di daerah yang menjadi suspect atau pernah ditemukan kasus virus zika.

Terdapat beberapa kesamaan dari gejala virus Zika dengan demam berdarah yang diprediksi penyebaran virus Zika disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Adapun beberapa gejala dari virus Zika adalah sebagai berikut.

Demam yang tinggi
Demam yang dialami oleh pasien yang disebabkan oleh virus Zika adalah mencapai hingga 38 derajat celcius. Sama halnya dengan penyakit demam berdarah yang suhunya sering naik dan turun namun tidak terlalu tinggi.

Terdapat ruam yang timbul pada kulit
Pada kulit pasien yang mengalami sakit akibat dari penyebaran virus Zika muncul ruam yang bentuknya makulapapular atau ruam yang melebar dan terdapat benjolan tipis yang muncul. Terkadang akan membentuk ruam yang berwarna merah tua dengan kecokelatan yang kadang menonjol dan mendatar.

Mengalami rasa nyeri pada otot dan sendi
Gejala ini terkadang dibarengi dengan adanya bagian otot dan sendi yang mengalami bengkak atau lebam. Bentuknya hampir sama dengan orang yang keseleo ringan atau terbentur.

Mata Kemerahan
Pasien akan menderita infeksi mata yang mengalami kemerahan. Terkadang warnanya sangat pekat pada bagian kelopak mata dalam.

FacebookTwitterGoogle+PinterestLinkedInWhatsAppLine